Pantai Papuma pantai terindah di jawa timur
Jawa

Pantai Papuma: Sebuah Surga Tersembunyi di Pantai Selatan Jawa Timur

My Favorite Place – Pantai Pasir Putih Malikan atau Papuma merupakan nama pantai yang ombaknya cukup deras, tidak hanya menyuguhkan pasirnya yang indah juga menyimpan pesona alam yang istimewa. Airnya tenang di tempat yang agak jauh dari tebing, warna lautnya yang bening memantulkan biru langit yang cerah.

Pantai Papuma pantai terindah di jawa timur

Pada dekat tebing terdapat sebuah batu yang mirip kodok di antara batu tersebut banyak bebatuan dan karang, menjadi tempat sembunyi ikan-ikan kecil. Namun rawan binatang liar seperti ular laut yang bisa saja muncul dari bebatuan karang yang tidak bisa terjamah oleh manusia.

Air laut pantai selatan ini tidak cocok untuk berenang, kecuali yang jauh dari tebing. Deburan ombak setiap menit silih berganti membawa sebuah ketenangan pikiran. Berdiri di tepi pantai yang sedikit jauh dari ombak, karena sudah ada peringatan dari penjaga pantai. Kalau ingin uji nyali silakan saja.

Di dekat itu ada bukit kecil yang memiliki tangga yang disediakan oleh petugas setempat untuk melihat alam laut Papuma dari atas bukit yang kurang lebih ditempuh sekitar tiga puluh menit. Kalau ingin berkunjung ke pantai Papuma disarankan saat pagi maupun sore, karena saat siang matahari begitu terik, pasirnya juga terasa panas.

Siapkan sunblock untuk kulit. Di tepi pantai sekitar dua ratus meter ada banyak warung yang menyediakan menu spesial hasil tangkapan dari laut Papuma. Makanan andalan di sana ialah seafood yang beragam mulai dari dibakar, digoreng maupun menu spesial ikan kakap biru. Kebayang deh, menyantap makanan di pinggir pantai. Dengan alunan musik alam, ombak yang memecah karang.

Perjalanan menuju Pantai Papuma yang eksotis sedikit menanjak dengan jalan yang mudah diakses hanya saja ketika pulang dengan rute berbeda jalan curam dan berkelok. Ada beberapa satwa liar seperti monyet yang siap menunggu di tepi jalan. Pemandangan berikutnya berupa hutan kecil yang selanjutnya disambut lagi kilauan air laut yang terbias oleh matahari. Tidak jauh dari kawasan Papuma ada Pantai Watu Ulo, dipercaya oleh warga setempat terdapat ular raksasa yang berbentuk batu menjorok ke lautan. Memang fenomena indah itu terdapat di pantai watu ulo, hanya saja tanahnya sedikit hitam. Di pantai sebelahnya juga terdapat Pantai Payangan dan Teluk Love. Sebuah pulau yang berbentuk hati ketika dilihat dari bukit.

Destinasi Papuma tetap menjadi primadona karena keasrian lingkungan yang terawat, juga deburan ombak yang sedikit ramah dibandingkan dengan ombak Watu Ulo. Pada kawasan Papuma juga disediakan penginapan Bungalow maupun lahan untuk camping, bagi yang memiliki jiwa alam dan pertualangan Papuma cocok untuk uji nyali. Jika siang memang sedikit menyengat suhu udaranya, namun jangan bertanya ketika malam seolah berganti daerah pegunungan yang dingin.

Pantai Papuma cocok sebagai pilihan untuk berwisata, dengan jarak tempuh 30 km dari bandara dan 40 km dari kota Jember. Pastikan membawa kendaraan pribadi atau menyewa, karena akses angkutan umum masih belum tersedia. Selama perjalanan akan disuguhi oleh para petani bakau dan pegunungan juga hamparan sawah.

Enggak nyesel deh pergi ke Pantai Papuma, karena pesona pantai berkolaborasi dengan indahnya bukit juga laut yang bisa dilihat dari ketinggian. Nuansanya yang masih eksotis dan natural akan selalu menjejakkan kenangan, jangan lupa abadikan momen terindah itu serta ikut menjaga kelestarian lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Agar anak cucu kelak ikut menikmati indahnya Pantai Papuma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *