Jawa

Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang

Ujung Kulon hanyalah salah satu hutan nasional Indonesia yang paling terkenal. Terletak di barat daya Jawa Barat di rak Sunda di mana daerah ini juga mencakup Semenanjung dan juga beberapa pulau dan juga mencakup cagar alam Krakatau – gunung berapi aktif yang terkenal di dunia. Taman ini yang terletak di Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang – Kabupaten Banten dikembangkan dan juga dinyatakan sebagai Taman Nasional pada tahun 1992 oleh Situs Warisan Dunia UNESCO untuk melindungi Badak Jawa yang terancam dan banteng liar atau banteng dalam bahasa Indonesia.

Taman ini sangat terkenal dengan keanggunan alaminya serta minat geologi karena itu banyak ilmuwan dari seluruh dunia yang terlibat mengunjungi taman ini terutama untuk penelitian gunung api pedalaman. Dekat dengan itu, lokasi ini termasuk yang terbesar terus menjadi lokasi hutan hujan dataran rendah di pulau Jawa dan juga memiliki begitu banyak varietas tumbuhan dan juga hewan.

Ujung Kulon yang menunjukkan “West Point” dalam bahasa Inggris, memiliki profil yang sangat luar biasa dari hutan belantara Indonesia dari pegunungan yang berhutan hutan ke lautan karang. Apa yang membuat taman ini lebih luar biasa adalah taman ini tetap menjadi tempat alami di pulau Jawa, salah satu daerah yang paling padat penduduknya di Indonesia.

Taman ini mencakup area 120.551 hektar yang terbagi menjadi 78.214 hektar lahan dan juga 44.337 hektar terumbu di sekitarnya dan juga laut. Luasnya dapat dibagi menjadi tiga wilayah: pulau Panaitan di barat laut, Semenanjung berbentuk segitiga, dan juga Pegunungan Honje di sebelah timur Semenanjung Isthmus.

Iklim

Hutan nasional ini memiliki iklim maritim yang tropis, beberapa tingkat lebih dingin dibandingkan dengan lokasi pedalaman pulau Jawa dan rata-rata menciptakan curah hujan tahunan sekitar 3250mili meter. Variasi tingkat suhu antara 25 ° hingga 30 ° derajat Celsius dengan tingkat kelembaban rata-rata berbeda dari 80% hingga 90%.

Antara bulan April hingga Oktober adalah bulan-bulan musim kering, selama periode ini ada periode panjang cuaca yang baik, cuaca yang tenang dengan sesekali berawan langit mendung, curah hujan dan laut yang lebih kasar.

Flora & Fauna

Taman Nasional Ujung Kulon adalah salah satu dari sedikit lokasi yang menggunakan profil pantai laut ke gunung yang memimpin kehidupan tumbuhan eksotis serta salah satu hutan alami terakhir di Pulau Jawa. Taman ini memiliki lebih dari 700 jenis tanaman di mana 57 diidentifikasikan sebagai tumbuhan langka di Indonesia dan mungkin juga di dunia ini. Taman alam ini memiliki berbagai macam satwa liar,

cukup hewan yang terancam punah atau langka seperti Badak Jawa. Beberapa hewan peliharaan begitu tidak takut yang bebas berkeliaran di dalam dan di sekitar pondok-pondok turis di sana, yang lain terlihat hampir setiap hari, namun banyak yang terdengar daripada terlihat dan inti yang sama jarang terlihat. Taman ini juga mencakup berbagai lingkungan habitat laut seperti pantai berbatu, rawa bakau, dataran lumpur, hamparan rumput laut, terumbu karang dan parit laut, memberikan wawasan yang beragam dan menarik ke dunia bawah laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *